80 Persen Gudang Senjata Syiah Yaman Telah Musnah

Berita YamanKondisi Terbaru Yaman-Agresi Koalisi Arab Saudi: Agresi Arab Saudi dan Koalisi Teluk terhadap wilayah Yaman telah menghancurkan 80 situs penyimpanan senjata kelompok Houthi. Selama agresi 25 hari terakhir, Saudi dan Koalisi Teluk yang dipimpinnya tercatat telah membombardir Yaman sekitar 2.300 kali.

Pada hari Sabtu hingga Minggu saja, agresi militer Saudi dan koalisinya meluncurkan 106 serangan udara. Serangan itu telah melumpuhkan sarana komunikasi utama Houthi. Hal itu disampaikan juru bicara operasi militer Koalisi Teluk, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri. 

”Sejak awal operasi militer, 80 persen dari fasilitas penyimpanan senjata yang dikuasai oleh Houthi telah hancur,” kata Asseri yang disiarkan stasiun televisi Al Arabiya. Asseri tidak memberikan komentar soal kemungkinan jatuhnya korban sipil dalam serangan udara yang bertubi-tubi terhadap wilayah Yaman itu.

Data PBB menyebut, 18 dari 22 Provinsi di Yaman terkena dampak agresi militer Koalisi Teluk. Lebih dari 750 orang tewas dan sekitar 150 ribu lainnya mengungsi.

Sementara itu, pemimpin kelompok Houthi Yaman, Abdel Malik al-Houthi, menyerukan rakyat Yaman untuk melawan agresi Arab Saudi dan Koalisi Teluk. “Ini adalah hak masyarakat untuk melawan agresi dan menghadapi agresor dengan cara apapun!,” kata Abdel Malik al-Houthi, dalam sebuah pidato yang disiarkan stasiun televisi Yaman.

“Tujuan Arab Saudi adalah invasi dan pendudukan terhadap Yaman, untuk menempatkan negara ini kembali di bawah kaki dan hegemoninya,” lanjut al-Houthi. ”Orang-orang Yaman kami tidak akan pernah menyerah , dalam menghadapi agresi biadab,” katanya lagi, seperti dilansir Russia Today, Senin (20/4/2015).

Sumber : http://international.sindonews.com/read/991483/43/saudi-cs-hancurkan-80-persen-situs-senjata-houthi-1429501157
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment