Setelah Hizbullah Libanon, Inilah Milisi Syiah Terbesar ke Dua yang Berperang di Suriah

Berita Suriah Terkini 2015Kondisi Terbaru Suriah 2015: TEHERAN - Iran dilaporkan telah merekrut pengungsi asal Afghanistan untuk ikut berperang di Suriah dengan menjanjikan gaji dan izin tinggal bulanan. Seperti dikutip dari laman The Guardian, Jumat (6/11/2015), Iran menyebut perang di Suriah sebagai perang menyelamatkan kuil Syiah di Damaskus. Propaganda ini disebarkan Iran untuk menarik minat para pengungsi.
Iran Tambah Rekrut Warga Afghanistan

Para pengungsi asal Afghanistan ini ditempatkan dalam divisi militer yang disebut The Fatemioun. Divisi ini menjadi kumpulan tentara militer asing terbesar kedua yang berperang untuk Presiden Suriah, Bashar al-Assad, setelah militan Hizbullah dari Libanon.

Fatemioun dibentuk setelah pecahnya konflik Suriah pada tahun 2011. Mereka dibentuk dengan bantuan dari pengungsi Afghanistan yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Iran, terutama sebelum invasi Amerika Serikat (AS) pada tahun 2001. Meskipun begitu, tidak diketahui berapa jumlah pasti anggota yang dimiliki oleh divisi perang ini. Namun, diperkirakan jumlah anggotanya mencapai 10.000 hingga 12.000 anggota.

Apa yang dilakukan oleh Iran ini pun menuai kecaman dari seorang pengungsi Afghanistan kelahiran Iran yang baru-baru ini melarikan diri ke Eropa. "Ini adalah perang Iran, dimana Teheran berperang dengan mengorbankan orang lain," ujar Mujtaba Jalali.

"Pengungsi Afghanistan di Iran harus membayar dukungan Teheran terhadap Assad dan mereka telah berbohong tentang motif yang sebenarnya. Ini bukan tentang agama, ini tentang politik. Alih-alih melindungi pengungsi, Iran justru memanfaatkannya," kata Jalali.

Sedangkan seorang ahli militer Iran, Morad Veisi mengatakan, keberadaan para pengungsi Afghanistan ini menunjukkan seberapa jauh kesiapan Iran untuk menjaga hegemoninya di Suriah. "Keterlibatan pengungsi asal Afghanistan telah membuat perbedaan yang besar bagi Iran. Mereka telah membantu Iran lebih banyak ketimbang kelompok lainnya, kecuali Hizbullah," kata Veisi.

Sumber: http://international.sindonews.com/read/1059467/43/iran-rekrut-pengungsi-afghanistan-untuk-berperang-di-suriah-1446804989
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment