Ini Tanggapan Rusia Atas Terbentuknya Koalisi Militer Islam

Rusia memilih tak banyak omong soal munculnya Koalisi Islam pemerang ISIS yang dipimpin Saudi. Rusia memilih untuk meneropong dahulu kekuatan dari Koalisi Islam yang terdiri dari 34 negara itu.

Tanggapan Rusia Atas Terbentuknya Koalisi Militer Islam

Juru bicara Kremlin, Dimitry Peskov, menilai bahwa pembentukan koalisi baru ini adalah sebuah langkah politik. ”Ini akan memakan waktu untuk menganalisis keputusan ini. Kami tidak memiliki informasi rinci pada saat ini. Kita perlu melihat siapa yang masuk koalisi, apa tujuan umum yang dinyatakan dan dengan cara apa mereka melawan terorisme," kata Peksov.

”Secara hipotesis berbicara, setiap langkah untuk ditampilkan dalam perjuangan dengan manifestasi yang berbeda dari ekstremisme adalah positif, tapi kita harus tahu secara spesifik sebelum membuat komentar,” imbuh juru bicara Presiden Vladimir Putin itu.

Dalam krisis Suriah, Rusia sendiri juga bersebarangan dengan Saudi yang memimpin Koalisi Islam. Rusia diketahui mendukung sekutunya, rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Sedangkan, Saudi mendukung pemberontak atau oposisi Suriah.

Sumber: http://international.sindonews.com/read/1069541/42/rusia-as-dan-china-bersaing-bikin-robot-pembunuh-untuk-militer-1450161549
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment