Pentagon: Turki Berkomplot dengan ISIS? Tuduhan Rusia yang Konyol dan Tak Berakal

Perang Dunia Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) menolak bukti dari Rusia bahwa Turki dan ISIS berkomplot. Juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren, justru mengklaim Turki mitra terbesar AS dalam memerangi ISIS.

Turki Berkomplot dengan ISIS? Tuduhan Rusia yang Konyol dan Tak Berakal
Padahal, sehari sebelumnya Kepala Pentagon, Ashton Carter blak-blakan kepada Kongres AS bahwa Turki tidak berjuang secara cukup melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

”Biarkan saya menjadi sangat jelas bahwa kami tegas menolak setiap gagasan yang menyebut Turki bekerja dengan ISIS,” kata Warren yang juga juru bicara koalisi internasional anti-ISIS yang dipimpin AS. ”Itu tidak masuk akal dan agak konyol. Kami benar-benar, tegas menolak anggapan itu.”

Pernyataan Warren itu untuk menanggapi bukti yang diajukan oleh Departemen Pertahanan Rusia pada Rabu kemarin, berupa foto satelit dan peta rute minyak curian ISIS yang menuju Turki. Departemen itu juga menyebut Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan keluarganya membantu para militan ISIS dalam menyelundupkan minyak.

”Turki telah menjadi mitra besar kepada kami dalam memerangi ISIS. Mereka hosting pesawat kami, mereka melakukan serangan, mereka mendukung oposisi Suriah yang moderat,” ujar Warren kepada wartawan, seperti dikutip Russia Today, semalam.

“Mereka sudah jadi mitra baik di sini. Setiap berpikir bahwa Turki atau bahwa Pemerintah Turki bekerja dengan ISIS, itu hanya tidak masuk akal dan sama sekali tidak benar,” lanjut Warren.

Padahal, sebelumnya Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter, di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Kongres AS, blak-blakan bahwa sebagian besar operasi militer Turki diarahkan terhadap Kurdi, bukan terhadap ISIS.

”Sebagian besar operasi udara mereka tidak diarahkan pada ISIS," kata Carter. ”Mereka mengarhakannya pada PKK, yang kami pahami itu adalah organisasi teroris di perbatasan mereka. Tapi kami ingin melihat mereka melakukannya secara lebih terhadap ISIS.”

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner, juga menepis bukti Rusia bahwa Turki dan ISIS berkomplot. Dia mengabaikan foto-foto satelit yang dibeberkan Departemen Pertahanan Rusia.

Sumber: http://international.sindonews.com/read/1066383/42/pentagon-tolak-bukti-rusia-bahwa-turki-dan-isis-berkomplot-1449103794
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment