Unjuk Kebolehan, Kapal Induk Liaoning Cina Jadi Lintasan Jet Tempur

Angkatan Laut China makin memperlihatkan kepercayaannya dirinya. Hal itu tampak saat mereka pamer kemahiran pengoperasian pesawat temput dari kapal induk satu-satunya yang mereka miliki.

Pesawat jet tempur China, dengan para pilot yang percaya diri dan meningkatnya jumlah operasi penerbangan, Liberation Army Daily melaporkan pada Jumat saat kunjungan kepala angkatan laut negeri itu.

Liaoning, merupakan kapal dari zaman Uni Soviet yang dibeli dari Ukraina pada 1998 dan diperbaiki di China, telah lama menjadi sebuah simbol peningkatan angkatan laut Negeri Tirai Bambu.

China ingin membangun sebuah angkatan laut yang mampu melindungi kepentingan negara dengan ekonomi terbesar kedua saat negara itu mengambil sikap tegas pada perselisihan teritorial dengan para negara tetangga di Laut China Selatan dan Timur.

Harian Pasukan Pembebasan Rakyat resmi mengatakan dalam editorial halaman depan bahwa kapal induk itu telah memperoleh kemajuan yang jelas dalam meningkatkan efektifitas tempur mereka sejak awal tahun ini.

Jumlah pesawat yang ada di kapal induk itu dan jumlah penerbangan harian keduanya telah meningkat, sementara banyak pilot telah lulus kualifikasi untuk menerbangkan pesawat tempur Shenyang J-15 yang berada di kapal induk tersebut, ujar laporan itu.

Pihak angkatan laut sebelumnya telah membuat sebuah terobosan penting, dalam perubahan dari fase pengujian menjadi mampu menerbangkan pesawat di kapal induk, ujar surat kabar itu.

Kepala angkatan laut China, Wu Shengli mengunjungi kapal itu pada minggu ini, menemui para pilot, duduk dalam ruang kendali salah satu pesawat dan menjawab beberapa pertanyaan tentang bagaimana China dapat mempercepat kapabilitas operasional kapal induk tersebut, ujar laporan itu.

Natal 2015 Mungkin yang Terakhir Bagi Penganut Kristen di Dunia

Laporan tersebut mengatakan latihan yang dipantau  Wu dilakukan di suatu tempat di Laut Bohai, lepas pantai barat laut China.

Kapal Induk Liaoning telah berpartisipasi dalam berbagai operasi di Laut China Selatan di mana klaim China bertabrakan dengan klaim Vietnam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Brunei Darussalam.

Keberhasilan dalam mengoperasikan kapal induk Liaoning seberat 60.000 ton itu merupakan langkah awal apa yang dipercaya oleh media nasional dan beberapa ahli militer sebagai peluncuran kapal induk buatan lokal pada 2020.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada September China sedang membangun dua kapal induk yang berukuran sama dengan Liaoning.

Hanya sedikit yang diketahui tentang program kapal induk China karena merupakan rahasia negara, meskipun media nasional China telah memberi petunjuk bahwa kapal-kapal baru sedang dibangun.

Pentagon berkata dalam sebuah laporan pada awal tahun ini bahwa China mampu membuat beberapa kapal induk pada 15 tahun ke depan.

Sumber: kabar24.com
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment