Begini Kondisi Muslim Suriah yang Dikepung Rezim Syiah Assad

Berita Suriah Terkini 2016Perang Suriah 2016: Penduduk Kota Madaya, Suriah, masih bergulat menghadapi kelaparan dan kematian akibat pengepungan yang dilakukan tentara rezim dan milisi Syiah selama 174 hari terakhir.

Setidaknya 40.000 penduduk kota yang sebagian besarnya adalah warga sipil, termasuk mereka yang melarikan diri dari Kota Zabdani ke Kota Madaya ini akibat bombardir bom oleh pasukan udara rezim serta kekerasan yang dilakukan milisi Syiah.

Syrian Observatory for Human Right (SOHR), melalui situsnya resminya hari ini, Senin (4/1/2016) melaporkan bahwa pasukan rezim dan milisi Syiah telah mengepung Kota Madaya dengan ranjau darat dan kawat berduri untuk mencegah orang-orang keluar atau masuk Kota.

Pengepungan ini juga mengakibatkan terputusnya pasokan makanan dan obat-obatan dari lembaga kemanusiaan akibat dilarang masuk oleh pasukan rezim dan milisi Syiah.

Kondisi Muslim Suriah yang Dikepung Rezim Syiah Assad

Foto Kelaparan Warga Suriah Akibat Dikepung

Didalam Kota Madaya, setidaknya terpantau 1.200 orang dalam kondisi kritis akibat kelaparan dan 300 anak-anak menderita kekurangan gizi dan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Didalam Kota Madaya, setidaknya terpantau 1.200 orang dalam kondisi kritis akibat kelaparan dan 300 anak-anak menderita kekurangan gizi dan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Ditengah terputusnya pasokan medis dan makanan, menyebabkan harga makanan didalam Kota melonjak sangat tinggi. 1 kilogram gula atau beras dihargai 90USD atau sekitar Rp 1,25 juta.

SOHR mencatat kematian 17 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak karena kekurangan makanan dan obat-obatan atau dengan ranjau dara dan penembak jitu dalam upaya mereka untuk mengumpulkan makanan di sekitar kota.

Sumber SOHR didalam kota juga melaporkan bahwa 5 keluarga telah berhasil meninggalkan kota Madaya selama 2 hari terakhir setelah menyerahkan rumah dan harta mereka kepada pasukan rezim, sementara sejumlah pejuang terpaksa menyerahkan diri ke rezim dengan jaminan keluarga mereka bisa meninggalkan kota.

Pasukan rezim dan dan milisi Syiah menggunakan Madaya sebagai “sandera” untuk mematahkan pengepungan Kafria dan al-Fouaa, kota yang dihuni oleh Syiah di Idlib pedesaan yang merupakan basis dari sekitar 5000 milisi Syiah pendukung rezim Bashar Assad.

Sumber: bumisyam.com
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment