Daftar Hitam Kejahatan Nimr Al-Nimr Sehingga di Vonis Mati

Nimr Baqr al-Nimr adalah salah satu sosok yang paling menonjol bagi kaum Syiah di Arab Saudi. Ia memainkan peran utama sebagai tokoh Syiah di negeri petro dollar ini terutama di wilayah timur Saudi. Namanya mencuat akhir-akhir ini karena ia termasuk dari 47 tahanan yang dieksekusi pada 2 Januari 2016. Pemerintah Saudi kerap menyebutnya sebagai “biang kerok”.

Riwayat singkat hidupnya adalah ia adalah warga negara Arab yang lahir pada tahun 1379 H atau 1959 M di provinsi Awwamiya-Qatif, Saudi Arabia. Pendidikan dasar hingga setingkat SMA ia selesaikan di kota Awwamiya. Kemudian migrasi ke Iran dan melanjutkan pendidikannya di sana hingga genap sepuluh tahun dan bertolak ke Suriah.

Setelah masa pendidikannya selesai, ia mulai menularkan ilmunya di Damaskus serta beberapa kali juga mengajar di Iran dan Suriah. Kemudian Nimr pulang ke tanah airnya, Arab Saudi.

Dilansir Arab News Senin (4/1/2015), tokoh Syiah di Arab Saudi, Nimr Al-Nimr, dinyatakan bersalah melakukan delapan tindak kejahatan dan semasa hidupnya banyak menyampaikan pidato-pidato keras berisi penentangan terhadap pemerintah. Pidatonya yang dipenuhi pesan kebencian sejak 2002 menggiring pada kematian dan terlukanya sejumlah aparat kepolisian.

Pidato-pidato Al-Nimr berada di balik aksi protes brutal warga Syiah pada tahun 2011 di Qatif, yang membawa kemanfaatan bagi negara Syiah Iran.

Daftar Kejahatan Nimr Al-Nimr

Sejak tahun 2002 Al-Nimr rutin menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Imam Hussain di Al-Awamiyah. Pidatonya dari hari ke hari semakin bernuansa politik. Dia menuding para pejabat pemerintah dan pasukan keamanan melakukan penistaan terhadap agama (Islam) dan mengajak agar rakyat Saudi bangkit melawan pemerintah.

Pada Maret 2009, Al-Nimr mengkritik pemerintah Saudi dan menyerukan pemisahan diri daerah-daerah berpenduduk mayoritas Syiah untuk membentuk sebuah negara Syiah bersatu. Ketika Bahrain dilanda gelombang unjuk rasa warga Syiah, Al-Nimr mendesak penarikan paksa pasukan negara-negara Teluk dari Bahrain, mengkritik pemerintah Bahrain, dan menuntut pembebasan orang-orang Syiah yang disebutnya sebagai tahanan politik.

Pada Oktober 2011, Al-Nimr menuding media dan pejabat-pejabat Saudi menutup-nutupi “penindasan tirani” pasukan pemerintah, yang disebutnya sebagai pasukan pembuat kekacauan. Selain itu, tokoh Syiah di Arab Saudi itu juga menghina para pemimpin dan pejabat yang telah ditunjuk pemerintah, serta menolak keputusan penunjukan oleh pemerintah tersebut.

Al-Nimr menuntut agar dibentuk sebuah front oposisi relijius internal guna menangkal aksi-aksi hasutan terhadap Syiah. Dia juga mengajak warga masyarakat bangkit melakukan perlawanan dan ketidakpatuhan publik, serta menuding Kerajaan Arab Saudi membunuhi orang-orang Syiah tak berdosa.

Al-Nimr pernah ditahan beberapa kali, terakhir dia ditangkap pada 8 Juli 2012, setelah kakinya terluka dalam aksi bakutembak dengan aparat kepolisian. Dia dibawa ke rumah sakit oleh petugas ketika itu.

Pada 15 Oktober 2014, Al-Nimr divonis hukuman mati oleh Pengadilan Kejahatan Khusus atas keterlibatannya dalam aksi-aksi teroris yang menarget aparat keamanan, sehingga menewaskan sejumlah aparat serta melukai petugas dan puluhan warga sipil.

Al-Nimr dianggap sebagai penyulut kerusuhan, pembangkangan dan pemberontakan paling berbahaya di wilayah timur Kerajaan Saudi, tempat mayoritas warga Syiah bermukim.

Nimr Baqr Al-Nimr dilahirkan pada tahun 1959 di kota Al-Amawiyah di Provinsi Qatif. Dia menuntut ilmu di daerah kelahirannya. Al-Nimr pernah melakukan perjalanan ke Iran, dan mengikuti program pendidikan Hawza selama sekitar 10 tahun di sana, kemudian pergi ke Suriah yang merupakan negara sekutu Iran.

Istri tokoh Syiah itu meninggal dunia pada tahun 2012 setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya. Istri Al-Nimr itu dibawa berobat ke Amerika Serikat dengan biaya ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi.

Sumber: hidayatullah.com
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment