Video: Ikuti Hadist Rasulullah, Pangeran Cilik Maroko ini Tolak di Cium Tangan Oleh Pejabat

Pangeran Cilik Maroko ini Tolak di Cium Tangan Oleh Pejabat

Aksi pangeran cilik Kerajaan Maroko, Moulay Hassan, 12, yang menolak tangannya dicium para pejabat ramai diperbincangkan di media sosial. Adegan putra mahkota Maroko yang benci tradisi itu dipuji para pengguna internet yang dianggap sebagai bangsawan yang tidak gila hormat.

Video Pangeran Hassan yang dengan cepat mengelakkan tangannya saat dicium para pejabat telah beredar secara online. Saat pangeran cilik itu lewat, para pejabat membungkuk dan berusaha mencium tangannya, namun dia menolak.

Menurut laporan Daily Mirror, Kamis (7/1/2016), Pangeran Hassan membenci tradisi yang sudah berlangsung lama di Kerajaan Maroko.

Salah satu pengguna internet menuliskan komentar pujian;”Orang-orang berspekulasi, bahwa itu adalah tanda hormat, karena dia masih sangat muda dan masih menganggap banyak orang-orang tua (yang harus dihormati).”

Karakter pangeran cilik itu berbeda dengan kakeknya, Hassan II. Sebaliknya, dia dianggap mewarisi karakter ayahnya, Mohammed VI, yang juga membenci tangannya dicium para pejabat. ”Demikian juga, Mohammed VI yang mengelakkan  tangannya dengan cepat dengan cara yang sama. Ini jelas jauh berbeda dari Hassan II,” tulis pengguna internet lainnya yang menuliskan komentar di bawah video aksi Pangeran Hassan.

Moulay Hassan lahir pada tanggal 8 Mei pada tahun 2003. Dia keturunan dari Raja Mohammed VI dan Putri Lalla Salma dari Maroko.


قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ مِنَّا يَلْقَى أَخَاهُ أَوْ صَدِيقَهُ أَيَنْحَنِى لَهُ قَالَ « لاَ ». قَالَ أَفَيَلْتَزِمُهُ وَيُقَبِّلُهُ قَالَ « لاَ ». قَالَ أَفَيَأْخُذُ بِيَدِهِ وَيُصَافِحُهُ قَالَ « نَعَمْ ».
Dalam riwayat Tirmidzi no 2947, ada seorang yang bertanya, “Wahai Rasulullah ada seorang di antara kami berjumpa dengan saudaranya atau temannya, apakah dia boleh menundukkan badan kepadanya?” Jawaban Nabi, “Tidak boleh.” “Apakah boleh memeluk dan menciumnya?”, tanya orang tersebut. “Tidak boleh,” jawab Nabi. “Apakah boleh memegang tangannya dan menjabatnya?”, tanya orang tersebut kembali. Jawaban Nabi, “Boleh.” Hadits ini dikomentari Tirmidzi, “Ini adalah hadits hasan
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment