15 Persen Lagi Proyek Syiahnisasi Iran di Yaman Bakal Tamat

Proyek Syiahnisasi Iran di Yaman Bakal Tamat

Perang Yaman - RIYADH – Tentara nasional dan pasukan perlawanan rakyat telah membebaskan lebih dari 85 persen wilayah Yaman dari cengkeraman Huthi dan kekuatan presiden terguling Ali Abdullah Saleh, Presiden Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi mengatakan dalam sebuah wawancara eksklusif.

Dia mengakui bahwa Yaman akan jatuh dalam empat hari dan akan menjadi negara Iran jika operasi Decisive Storm tidak segera diluncurkan oleh koalisi militer Arab di bawah pimpinan Arab Saudi.

Presiden mengungkapkan keyakinan bahwa Sanaa, yang diambil alih oleh Houthi, akan dibebaskan setelah pembebasan Taiz dan Hudaidah.

Hadi menggambarkan hubungannya dengan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman sebagai hubungan yang luhur dan dekat serta menyebut Wakil Mahkota Muhammad Bin Salman, menteri pertahanan, telah berbuat yang terbaik dengan menyediakan semua fasilitas dan dukungan untuk membebaskan Yaman.

Dia mengatakan ada sejumlah warga Iran dan unsur Hizbullat di Yaman yang memberikan pelatihan militer kepada Houthi. Iran datang ke Yaman untuk membangun pabrik pembuatan rudal Grad untuk memberikan suplai senjata kepada pemberontak.

“Komponen pabrik dikirim dalam wadah diantara mainan anak-anak. Kami menemukan dari dokumen yang berhasil disita saat sedang dalam perjalanan ke Saadah, wilayah basis Houthi, ” Hadi menambahkan.

Hadi mengatakan Houthi telah membebaskan semua warga Iran yang berada di dalam tahanan pemerintah yang sah setelah mereka mengambil alih Sanaa. “Dua dari warga Iran baru-baru ini tewas,” tambahnya.

Hadi menyatakan bahwa mantan Presiden Saleh telah mengumpulkan miliaran dolar melalui pencucian uang. “Saleh juga mengumpulkan uang dari pengusaha,” tambahnya.
Hadi juga mengatakan bahwa Daesh telah membuat pijakan di Yaman melalui bantuan presiden terguling.

Ditanya tentang keputusan pertamanya ketika ia kembali ke Sanaa setelah pembebasan, Hadi mengatakan ia akan memanggil Komite Nasional dengan 85 anggota untuk membahas konstitusi dan mempersiapkan pemungutan suara.

Dia mengatakan dia juga akan menyelenggarakan pemilihan umum tetapi tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden.

Hadi membantah perpecahan serius yang terjadi antara dia dengan wakilnya dan Perdana Menteri Khaled Bahah dan mengatakan mungkin ada beberapa perbedaan dalam sudut pandang. “Keadaan mengharuskan kami tetap bersama-sama,” katanya.

Presiden Hadi berencana akan membangun tentara dengan jumlah sekitar 3,7 juta orang dan mengatakan sekarang ada sekitar enam juta orang Yaman yang berusia antara 15-28 tahun dan dapat menjadi dasar militer Yaman.

Hadi mengatakan utusan PBB Ismael Ould Al-Shaikah belum melakukan banyak dan menuduh utusan PBB sebelumnya, Jamal Benomar berpihak pada Houthi.
Ia mengungkapkan bahwa ia telah selamat dari lima kali upaya pembunuhan dan mengatakan dia tidak mencemaskan keselamatannya.

Sumber: middleeastupdate.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment