Kerjasama dengan Syiah Assad, ISIS Ingin Rebut Kamp Pengungsi Yarmouk dari Pejuang Suriah

ISIS Ingin Rebut Kamp Pengungsi Yarmouk dari Pejuang Suriah

Perang Suriah 2016 - Seorang komandan senior pasukan oposisi di pinggiran kota Damaskus selatan menyerukan kelompok pejuang oposisi untuk mempertahankan kamp pengungsi Yarmouk yang saat ini sedang berusaha direbut oleh kelompok Daesh (ISIS).

Abu Nafees al-Dimashq, komandan Duha Al-Islam Brigade, mengatakan pada hari Sabtu bahwa semua faksi oposisi yang beroperasi di Damaskus selatan harus bersatu mencegah Daesh merebut kamp pengungsi Palestina yang saat ini dikendalikan oleh front al Nusra dan kelompok-kelompok Islam lainnya.

Daesh berusaha untuk merebut kamp dan menguasainya untuk diserahkan kepada pasukan rezim sebagai bagian kesepakatan tak tertulis antara Daesh dengan rezim Assad, sehingga anggota Daesh bisa mendapatkan akses menuju Raqqa, ibukota de-facto Daesh di timur laut Suriah, Al-Dimashqi menambahkan.

Desember lalu Jaysh al-Islam berhasil menggagalkan kesepakatan antara rezim-Daesh untuk memungkinkan 1.800 anggota Daesh meninggalkan distrik Hajer al-Aswad.

Pada hari Jumat, militan Daesh menyerbu pos pemeriksaan al Nusra di kamp Yarmouk, sehari setelah kedua belah pihak sepakat atas gencatan senjata sementara dan melaksankan pertukaran tawanan.

Serangan mendadak Daesh kepada front al Nusra mentargetkan pos pemeriksaan al-Oruba di kamp Yarmouk dan pos dekat distrik Hajer al-Aswad.

Militan Daesh mengontrol al-Hajar al-Aswad sedangkan al Nusra mengendalikan pintu keluar Yarmouk kamp, dimana keduanya telah berulang kali terlibat dalam pertempuran yang menyebabkan korban dari kedua belah pihak.

Kamis lalu, kesepakatan pertukaran tawanan dilakukan antara Al Nusra dan Daesh yang berlangsung di kamp Yarmouk.

Kesepakatan antara Daesh dan al Nusra diantaranya adalah menghentikan serangan, tidak menargetkan komandan dari kedua belah pihak dan membebaskan para tahanan. Kelompok al Nusra tidak mengungkapkan alasan di balik serangan itu, sementara aktivis mengatakan Daesh tidak pernah menghormati kesepakatan atau janji.

Sumber: middleeastupdate.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment