FSA: Jabhah Nusrah Bukan Musuh Bukan Pula Teman Kami

Jabhah Nusrah Bukan Musuh Bukan Pula Teman

Perang Suriah - Aleppo – Bendera hitam yang dimiliki mujahidin Jabhah Nushrah kini mulai tampak jelas di Aleppo. Para pejuang Jabhah Nushrah kini juga telah melebur dengan para pejuang oposisi untuk mengamankan wilayah Aleppo dari rezim Assad.

Di Aleppo, mereka pun melakukan pawai dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan menembakkan Kalashnikov ke udara, dan menyampaikan bahwa “kami adalah tentara Allah, demokrasi adalah untuk orang-orang kafir”.

Lantas, Seorang komandan FSA, Ahmad Jalal memperkirakan bahwa sepertiga dari penduduk Aleppo mendukung adanya Afiliasi Al-Qaidah tersebut dan menyarankan untuk tetap mempertahankan aliansinya dengan Jabhah Nushrah.

“Para pejuang memiliki banyak teman di garis depan. Dalam banyak hal kami berbeda dengan Jabhah Nushrah, tetapi mereka bukanlah musuh kita selama mereka tidak memerangi kita. Mereka bukan musuh dan mereka juga tidak berteman dengan kita saat ini,” katanya.

Seorang komandan FSA, Abdurrahman Sheikh sendiri berpendapat bahwa dirinya tidak melihat Jabhah Nushrah sebagai musuh dan percaya bahwa mereka merupakan kelompok yang mengambil peran penting karena tidak ada yang menolak terkait kehebatan mereka di medan tempur.

“Kami tidak memiliki masalah dengan Jabhah Nushrah, mereka adalah para pejuang yang kuat dan berjuang di garis depan pertempuran,” katanya dikutip dari middleeasteye.net pada Sabtu (09/04).

Dari komentar kedua petinggi fraksi FSA tersebut, setidaknya pernyataan mereka tersebut menunjukkan bahwa para pejuang oposisi Suriah masih percaya kepada afiliasi Al-Qaidah di Suriah tersebut, karena dibutuhkan dalam pertempuran.

Awal pekan ini, para pejuang Jabhah Nushrah sendiri berhasil mengusir pasukan rezim Asad dari desa Allepan di el-Eis, yang menunjukkan kesediaan mereka untuk mempertahankan wilayah Aleppo selain juga untuk memperluas pengaruhnya di wilayah tersebut.

Adanya opsi gencatan senjata itu sendiri membuat fraksi-fraksi oposisi Suriah gelisah, karena banyaknya pelanggaran dan perebutan wilayah yang memaksa mereka untuk menyiagakan para pasukan dari gempuran tentara Bahar Assad dan sekutunya.

Pada hari Selasa lalu, pejuang Jabhah Nushrah bersama faksi Islamis lainnya berhasil menembak jatuh pesawat tempur militer Suriah di kota El-Eis di pedesaan Aleppo. Pilot pesawat yang mencoba meloloskan diri dengan parasut berhasil ditawan ketika mendarat.

Direktur pengawas HAM Suriah, Rami Abdurrahman juga mengkonfirmasikan hal ini kepada France24 bahwa JN menembak jatuh pesawat di dekat kota El-Eis di pedesaan Aleppo Selatan.

Sumber: Kiblat.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment