Bashar Assad Resmikan dan Cetak Quran Versi Syiah

Bashar Assad Resmikan Quran Versi Syiah

Presiden Suriah Bashar al-Assad telah memerintahkan peresmian “revisi” Qur’an versi baru dalam rangka untuk memperbaiki “distorsi” dan ajaran “menyesatkan” di dalamnya, sepeti dilaporkan televisi rezim tahun 2013 lalu.

IndependetUK melansir bahwa, “Presiden yang saat ini sedang melakukan kampanye brutal terhadap warga sendiri dalam konflik sipil satanik, resmi mempublikasikan “versi standar baru” dari kitab suci Islam.”

Dia mengumumkan perubahan itu di televisi dengan Mohammad Abdul-Sattar al-Sayyed, Menteri Wakaf dan Keagamaan (Awqaf), serta anggota Departemen Komite Tetap Urusan Quran Suci, pada 13 Mei 2013.

Laporan resmi negara mengklaim versi baru itu akan berisi huruf yang disederhanakan dan telah distandarisasi oleh “standar terakreditasi” resmi yang ditetapkan oleh ulama Al-Quran (Suriah).

“Kami benar-benar membutuhkan tindakan seperti (ini) pada tahap kritis dari distorsi dan menyesatkan,” kata Presiden seperti dikutip media pemerintah SANA.

Versi baru akan dicetak dan didistribusikan ke seluruh negara dalam waktu dekat dan segera, menjelang Ramadhan dan SANA melaporkan bahwa penggunaan perdana “Qur’an Assad” di seluruh Suriah akan dilakukan saat malam Nuzulul Qur’an, Ramadhan saat itu.

Namun, profesor Studi Islam di Universitas Nottingham Dr. Jon Hoover memperingatkan bahwa akan sulit untuk menilai bagaimana kontroversialnya versi baru tanpa memeriksanya.

“Saya harus melihat edisi baru ‘Al-Quran (Assad) ini untuk menilai signifikansinya (keotentikannya). (Tanpa melihatnya) Sangat mustahil bagi saya untuk mengetahui apa yang telah dilakukan (mereka) terhadap Al-Qur’an (asli) dalam proyek ini,” katanya kepada Newsnight.

Ia juga memperingatkan tidak ada kemungkinan untuk menjadikan Qur’an versi Tuan Assad “lebih utama” (dari Qur’an asli), karena anggota dari minoritas masyarakat Suriah Alawite lah yang telah terlibat dalam proyek itu.

Presiden Bashar Assad dan ayahnya, Hafez Assad, mengembangkan hubungan dekat dengan elit agama, yang memungkinkan mereka merasa di atas angin dalam urusan agama – dalam memutarbalikkannya untuk hegemoni politik.

Sementara itu, lapor IndependentUK, Presiden Assad terus mengebomi rakyatnya sendiri. Ratusan ribu orang diperkirakan telah tewas dalam konflik pahit empat tahun yang telah membumihanguskan wilayah lokal dan menciptakan jutaan pengungsi.

Sumber: antiliberalnews.com
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment