Pejuang Suriah: Syiah dan Komunis Berusaha Kepung Aleppo

Syiah dan Komunis Berusaha Kepung Aleppo

Perang Suriah - Aleppo – Seorang komandan faksi oposisi Suriah mengatakan bahwa rezim Assad dan milisi Kurdi PKK tengah memaksakan pengepungan terhadap ribuan warga sipil di provinsi Aleppo.

“Rezim Assad, PKK dan milisi Kurdi PYD tengah mencoba untuk mengepung sekitar 500.000 warga sipil di Aleppo,” kata Abu Taufik, pemimpin kelompok Nuruddin al-Zanki kepada Anadolu Agency pada Selasa (10/05).

Abu Taufik mengaku bahwa pihaknya (yang di bawah payung Tentara Pembebasan Suriah) berada di garis depan pertempuran sejak meletusnya protes terhadap rezim Assad pada tahun 2011 silam.

“Penindasan demonstran yang dilakukan rezim memaksa kita untuk mengangkat senjata. Kami berjuang melawan Rusia, milisi Syiah dan Iran,” ungkapnya seraya menyampaikan, sekitar 70 faksi yang berbeda telah bergabung dengan grup-nya.

Pemimpin kelompok Nuruddin al-Zanki ini melanjutkan bahwa ada koordinasi yang kuat antara rezim Assad dan milisi Kurdi, hal ini ditandai dengan dukungan Kurdi kepada rezim yang mencoba untuk menutup jalan Castello yang menghubungkan Idlib dengan perbatasan Turki.

Mengenai Aleppo, ia memperingatkan pejuang oposisi Suriah untuk terus berjuang mempertahankan wilayah Aleppo dan jangan sampai jalan Castello diambil alih oleh rezim Assad.

“Jatuhnya Aleppo ke tangan rezim akan menjadi akhir dari revolusi. Jika jalan Castello terputus, warga sipil Aleppo akan hidup di bawah pengepungan,” tegasnya.

Di sisi lain, Abu Taufik juga mengkritik klasifikasi kelompok oposisi yang berbeda seperti halnya ada yang berhaluan “moderat” dan “Islam”.

“Intelijen asing sangat tertarik untuk mengklasifikasikan berbagai kelompok oposisi untuk melayani kepentingan mereka sendiri,” pungkasnya.

Kelompok Nuruddin al-Zanki merupakan salah satu gerakan perjuangan oposisi terkuat dari aliansi Jaisyul Halab yang telah menerima rudal anti-tank TOW buatan Amerika. Faksi ini didukung oleh berbagai negara, termasuk Turki yang menyediakan sejumlah rudal TOW dari Pusat Operasional Militer (MOC).

Sumber: kiblat.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment