Takut Anaknya Mati di Suriah, Pemimpin Hizbullat Kirim Anaknya ke Luar Negeri Hindari Rekrut Oleh Milisi

Pemimpin Hizbullat Kirim Anaknya ke Eropa Hindari Rekrut Oleh Milisi

Perang Suriah 2016 - Komandan senior Hizbullat menyelundupkan anak-anak mereka ke Eropa untuk mencegah organisasi teror Lebanon merekrut mereka untuk berperang di Suriah melawan faksi oposisi, situs berita Mesir Arabi 21 melaporkan Senin.

Menurut laporan itu, fenomena kaum muda Syiah yang melarikan diri ke Eropa dari Lebanon muncul tahun lalu, setelah Hizbullat melihat organisasi mereka menderita pukulan berat di Suriah. Mengetahui bahwa Hizbullat akan memaksa anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam perang, terutama di wilayah Aleppo, Daraa, Homs dan Damaskus, mereka membantu anak-anaknya untuk melarikan diri secara massal ke Eropa.

Menentang intervensi Hizbullat di Suriah dan khawatir akan keselamatan anak-anak mereka dalam kondisi kekalahan besar organisasi yang telah menderita di medan perang Aleppo, menyebabka banyak pemimpin Hizbullat mengirim anak-anak mereka untuk mencari perlindungan di Eropa dan Amerika Selatan, Syria Live Network melaporkan.

Fakta bahwa Sekretaris Jenderal Hizbullat Hassan Nasrallat dengan tegas menolak untuk menarik diri dari Suriah, karena dianggap sebagai sebuah “masalah eksistensial” bagi organisasi menyebabkan meningkatnya keinginan mereka untuk mencegah anak-anak mereka mengambil bagian dalam kekejaman di Suriah, Middle East melaporkan.

Mohammad Abbas, seorang Syiah Lebanon yang saat ini berada di Belgia, mengatakan pada Arabi 21: “Saya telah tinggal bersama keluarga saya di provinsi Beqqa. Setelah Hizbullat mulai mengumpulkan semua pemuda di desa-desa Syiah untuk melatih mereka untuk dikirim berperang di Suriah, keluarga saya mengirim saya dengan teman-teman lainnya untuk mencari perlindungan di Eropa. ”

“Keluarga kami memberikan kami bantuan keuangan untuk membantu kami mencapai Eropa. Kami terbang dari Beirut ke Belarus, tempat kami tinggal kami beberapa hari, dan setelah itu kami menuju ke Charles De Gaulle Airport di Paris,” kata Abbas.

Sumber: middleeastupdate.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment