Video: Ledakkan Besar Bantai Sekaligus 50 Milisi Syiah di Aleppo

Video: Ledakkan Besar Bantai Sekaligus 50 Milisi Syiah di Aleppo

Perang Aleppo Suriah 2016 - Sekitar 50 mayat milisi pro-rezim Assad Liwa Al-Quds telah terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang diledakkan oleh Brigade Fajr Al-Khilafah di distrik Al-Zahraa Aleppo utara.

Bangunan itu telah diledakkan dalam koordinasi dengan Ruang Operasi Pembebasan Aleppo pada Selasa, (3/5). Milisi Syiah Liwa Al-Quds belum mampu mengevakuasi mayat anggotanya karena daerah tersebut dipantau oleh oposisi dan dalam jangkauan tembak.

Tarek Aour, pemimpin Fajr Al-Khilafah, mengatakan bahwa ia telah memperoleh informasi dari sumber-sumber di dalam rezim Suriah bahwa 52 milisi pendukung Assad tewas hanya dengan ledakan itu.

Aour menambahkan, “Pertempuran terus berlanjut antara pasukan Assad dan kami di distrik Jamiat Al-Zaharaa ketika mereka mencoba untuk mengevakuasi mayat dari lokasi ledakan … Kami berhasil membunuh sejumlah milisi saat mereka mencoba untuk maju menuju lokasi ledakan.”


Pada halaman Facebook resmi, Liwa Al-Quds meratapi anggotanya yang tewas dalam ledakan itu, tetapi tidak memberikan angka akhir.

Ledakan itu merupakan balasan atas pembantaian yang dilakukan oleh rezim dalam beberapa hari terakhir terhadap warga sipil dan anak-anak di Aleppo. Brigade Fajr Al-Khilafah telah merencanakan peledakan itu sejak lama. Mereka menggunakan terowongan yang telah dibuat selama dua bulan, menurut sebuah rekaman video yang dipublikasikan di media. Ledakan itu merupakan rangkaian koordinasi Ruang Operasi Pembebasan Aleppo yang menargetkan Partai Nasionalis Sosial Suriah, yang setia kepada Assad, di daerah Duwar Al-Maliya

Militan Liwa Al-Quds berjuang bersama pasukan Assad dan milisi asing sekutunya di kota Aleppo dan pedesaan sekitarnya. Milisi muncul di arena militer pada tahun 2014, dan terdiri dari warga Palestina dari Aleppo, yang mengangkat slogan seperti, “Membebaskan Al-Aqsa” dan “Matilah Israel.” Slogan “Matilah Israel” merupakan propaganda yang akrab terdengar di media. Slogan ini dipopulerkan oleh militan Hutsi Yaman, Hizbullah Lebanon, milisi Syiah Irak, dan juga warga Iran.

Sumber: kiblat.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment