Bulan Ramadhan, Jaisyul Fath Terus Alami Kemajuan

Bulan Ramadhan, Jaisyul Fath Terus Alami Kemajuan

Perang Suriah 2016 - Aleppo – Aliansi mujahidin Jaisyul Fath, Selasa malam (14/06), menyelesaikan pertempuran dengan merebut dua desa strategis di pedesaan Aleppo: Zityan dan Khalshah. Pertempuran tersebut sebagai upaya untuk memutus jalur logistik militer Suriah dan membuka jalur logistik bagi mujahidin sendiri, untuk menghubungkan wilayah mujahidin di pedesaan Aleppo Barat dan Selatan.

Muhammad An-Nasr, salah satu komandan lapangan mujahidin di pedesaan Aleppo mencerikan kepada portal Ara News, mujahidin mengawali serangan pada Selasa itu dengan gempuran mortir ke posisi militer Suriah di Zityan dan Khalshah. Kemudian disusul pergerakan puluhan pasukan berani mati dari Jabhah Nusrah dan Faliq Syam.

Pasukan-pasukan yang telah menjual dirinya kepada Allah itu menerobos gedung pertama di desa Khalshah yang menjadi barak militer Suriah. Pertempuran sengit berhadap-hadapan tak terhindarkan antara mujahdin dan militer Suriah yang terkejut. Mujahidin lainnya terus bergerak sehingga membuat milisi pendukung rezim kabur.

“Pejuang Jaisyul Fath juga berhasil menghancurkan dua tank dan mobil pick up yang mengangkut tentara di kota Khalshah serta menewaskan sejumlah besar tentara Suriah akibat tembakan TAW, anti tank,” ujar An-Nasr.

Sumber di lapangan, seperti dilansir portal all4syria.info, menekankan mujahidin juga menawan puluhan pasukan rezim. Menurut sumber itu, pasukan di barisan rezim yang ditawan dan tewas itu kebanyakan berkebangsaan Iraq, Afghanistan dan Pakistan.

Keberhasilan mujahidin merebut dua desa strategis tak mulus begitu saja. Jet-jet tempur rezim berupaya menekan dari udara dengan menggempur posisi mujahidin di sekitar target, saat mujahidin menyerbu desa Zityan dan Khalshah. Namun tekanan itu berhasil diatasi sehingga mujahidin terus maju melumpuhkan pasukan Suriah.

Perlu diketahui, pertempuran ini merupakan kelanjutan dari perebutan kota Khan Thuman beberapa pekan lalu. Mujahidin Jaisyul Fath menewaskan banyak militan Syiah asal Iran, Afghanistan, Iraq dan negara lainnya dalam perebut Khan Thuman. Bahkan, pertempuran itu berhasil memaksa Iran untuk pertama kalinya mengakui tentaranya tewas dalam perang di Suriah.

Sumber: kiblat.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment