Pejuang Suriah: 150 Syiah Terbunuh Dalam 24 Jam di Akademi, Pangkalan Militer Aleppo

Video: Pertempuran Terbaru Pejuang Suriah di Selatan Aleppo, 31 Juli 2016

Perang Suriah Aleppo Terbaru Agustus 2016 - Kelompok oposisi Suriah menyatakan telah menumpas sekitar 150 pasukan pro teroris Assad dalam 24 jam pertama serangan ke kawasan akademi dan pangkalan militer di kota Aleppo.

Informasi ini diungkap oleh Syahir Samac, koresponden media pro oposisi, Orient-news, dari lapangan pertempuran.

Puluhan foto yang diperoleh secara eksklusif dari medan perang menunjukkan mayat-mayat pasukan pro teroris Assad tergeletak di tanah. Foto-foto juga menunjukkan sebagian besar senjata artileri rezim tertutup debu.

“Kami menghancurkan banyak kendaraan Hezbolatt (milisi Syi’ah) di pusat pelatihan altileri Assad”, kata juru bicara kelompok Fathu Syam, Hussam al-Syafa’i.

“Teroris Assad sangat pengecut. Mereka tahu dengan pasti tidak akan bisa melawan kami secara langsung dengan berhadap-hadapan. Rusia, yang merupakan kekuatan utama, telah memberikan rezim Assad segala macam persenjataan dan amunisi selama bertahun-tahun. Hasilnya adalah seperti yang anda lihat. Pasukan teroris Assad kabur dari posisi mereka dan berbalik melarikan diri setelah mereka tahu kami meluncurkan serangan besar”, ujar salah satu pejuang Fathu Syam di lapangan.

“Kami akan terus menyerang, kami tidak akan pernah bertahan (menyerah)”, ujar seorang pejuang Ahrar Syam mengomentari serangan mereka pada rezim Assad dan sekutunya.

Sebagian besar fasilitas militer itu telah diambil alih kelompok oposisi dalam koalisi Jaisyul Fath dan Fathu Halab. Dan menguasai sekitar gerbang distrik Ramusah untuk menjebol blokade pada ratusan ribu warga sipil.

Sebelum itu, diperoleh bocoran jika tentara rezim Suriah dan milisi Syi’ah melakukan upaya penyelamatan diri dan pengosongan gudang-gudang senjata agar tidak jatuh ke tangan oposisi.

“Pasukan khusus kami menghancurkan garis pertahanan pertama rezim Assad di akademi teknik. Mengambil alihnya tidak memakan waktu lama”, jelas kantor beritaFathu Syam.

Video-video yang dirilis di Youtube menunjukkan sengitnya serangan pejuang oposisi Suriah. Termasuk sebuah tembakan rudal TOW yang menghancurkan sekumpulan pasukan pro teroris Assad.

Oposisi melancarkan serangan besar dari arah barat daya kota Aleppo sejak seminggu lalu untuk menembus pengepungan rezim Assad pada sekitar 300 ribu warga sipil di Aleppo timur.

Corong propaganda Assad klaim kemenangan

Berbeda dengan laporan media mainstream dan media pro oposisi, para pendukung Assad dan Rusia mengklaim hal sebaliknya. Corong media Assad dan Rusia mengatakan Ratusan pejuang oposisi (yang mereka sebut sebagai “teroris”), terbunuh sepanjang pertempuran di Aleppo barat daya.

Media propaganda itu menyatakan hampir 400 “teroris” telah tewas dalam 5 hari pertama, sementara Rusia mengklaim 2 kali lipatnya.

Klaim itu juga menyebut bahwa kelompok oposisi mengalami kehancuran moral tempur dan frustasi melawan tentara rezim Assad. Namun tak ada rincian jelas lokasi front, atau bukti foto yang bisa merepresentasikan klaim kemenangan itu.

Sorang aktivis sosial media pro teroris Assad bernama Rafiq Lutfi juga mengklaim kemenangan mereka melawan oposisi di wilayah akademi militer Aleppo, namun ia menjadi bahan olok-olokan para netizen.

Sumber: middleeastupdate.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment