Turki dan Pejuang Suriah Bersiap Rebut Manbij dari Komunis Kurdi

Turki dan Pejuang Suriah Bersiap Rebut Manbij dari Komunis Kurdi

Perang Timur Tengah 2016 - Manbij – Pasukan Turki bersama oposisi Suriah dilaporkan telah menuju ke kota Manbij, Suriah utara. Beberapa waktu lalu, pasukan Kurdi yang didukung Amerika Serikat merebut wilayah itu dari kelompok ISIS.

Militer Turki pada Senin (29/08) mengaku bahwa Ankara dengan dukungan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) telah membersihkan milisi di lebih dari 10 desa di Suriah utara, sebagai bagian dari operasi pembersihan perbatasan yang berawal dari wilayah Jarablus. Tidak ada keterangan pasti terkait milisi yang dibersihkan, apakah dari ISIS atau Kurdi.

“Setelah merebut kendali dari kota perbatasan Jarabulus, para tentara FSA bergerak di bawah perlindungan udara Turki untuk mengontrol desa seperti Amarna, Yousef BEQ dan Ain Al Baida dalam beberapa jam,” kata koresponden Al Jazeera di Gaziantep, wilayah perbatasan Turki.

“Sasaran utama mereka adalah untuk mengambil alih Manbij,” katanya. “Milisi YPG masih mempertahankan sepanjang daerah itu dengan sekutu lokal mereka.”

Sementara itu, Departemen Pertahanan AS mengecam bentrokan antara pasukan Turki dan YPG pada Ahad lalu yang menewaskan 25 orang Kurdi.

“Kami prihatin atas bentrokan ini, di wilayah yang tidak terdapat pasukan ISIS di dalamnya. Ini tidak dapat diterima,” kata Brett McGurk, utusan khusus AS dalam perang melawan ISIS.

“Kami menyerukan kepada semua pelaku bersenjata untuk mundur,” tulisnya di Twitter.

Menteri Pertahanan AS, Ash Carter bersikap serupa. Ia mendesak Turki untuk tidak menargetkan elemen Kurdi. “Kami telah meminta Turki… untuk tetap fokus memerangi ISIS dan tidak terlibat Angkatan Pertahanan Suriah Pertahanan Angkatan. Kami telah menjelaskan hal itu dalam beberapa hari terakhir,” kata Carter.

Perlu diketahui, operasi Eufrat Shield yang dijalankan Turki bertujuan untuk mendorong Kurdi YPG untuk tidak meluaskan wilayah ke area barat di perbatasan Turki, sehingga tersambung dengan area timur.

Wakil Presiden AS Joe Biden yang mengunjungi Ankara pekan lalu mengklaim Washington telah mengatakan kepada YPG untuk mundur dari perbatasan atau berisiko kehilangan dukungan Amerika.

Setelah peringatan Biden, pejabat Kurdi tampaknya telah menyetujui tuntutan Turki dan mengatakan mereka menarik pasukan YPG dari Manbij. Namun, aktivis lokal meragukan hal itu. Demikian juga Ankara tidak melihat bukti penarikan pasukan Kurdi.

Sumber: kiblat.net
Share on Google Plus

About Kerja Admin

Beritayaman.blogspot.com adalah Media Online penyaji berita terbaru dan terkini Dunia Timur Tengah. Selamat Menikmati Sajian Info Kami.
    Blogger Comment
    Facebook Comment